Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 116

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 117

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 118

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 119

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 120

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 121

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 122

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 123

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 128

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 129

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 129

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 130

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 131

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 132

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 133

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 134

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 135

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 136

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/template.php on line 4
Al Washiyyah
Spirit 212 terus menggema. Hadirilah Khataman Al Quran, Maulid Akbar, Shalat Ashar Berjamaah di Masjid At Taubah dan Gedung Al Washiyyah Foundation. 3 Januari 2017. Bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). KH. Ma'ruf Amin. Syeikh Muhammad Jaber. Dr. KH. Mohamad Hidayat MBA MH
Versi CetakVersi Cetak
Aa Gym : Kita Memerlukan Pertolongan Allah

Masalah itu tidak ada yang bahaya, yang menjadi bahaya adalah salah menyikapi masalah. Kalau benar menyikapinya barokah, kalau salah menyikapinya fitnah. Orang tidak lulus ujian bukan karena soal, tapi karena salah jawabannya.

Ibu menderita apakah karena kejelekan atau kekurangan suami ataukah karena ibu yang selalu menyikapinya? Siti Aisyah suaminya itu Firaun, tapi bukan sebagai ujian karena benar menyikapi akhlak Firaun. Jadi, yang menjadi masalah dalam hidup kita bukan masalahnya, melainkan sikap dalam menghadapi masalah.

Maka laksanakan 5 A dalam menghadapi persoalan hidup.

1. Tekad kuat untuk dapat pertolongan Allah.

Karena “Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Yunus: 107).

Jadi tidak perlu lebay, tidak perlu curhat kalau tidak diawali minta tolong kepada Allah. Tidak ada kesembuhan kecuali dari Allah, tidak ada ketenangan kecuali dari Allah. Dan tidak ada gubernur yang soleh kecuali dari Allah.

Jadi jangan lupa, jangan sampai kita melakukan ikhtiar seakan-akan jumlah yang banyak kemarin itulah yang bisa menentukan. Oh, salah.  Jumlah yang banyak itu adalah dakwah, dan yang menentukan adalah Allah SWT.

Jadi kalau ibu menderita siapa yang bisa menempatkan kecuali hanya Allah. Ibu berharap kepada suami justru membuat ibu semakin tidak bahagia. Karena suami boro-boro membahagiakan istrinya, dia saja susah. Jadi setiap ada penolong yang ada dihati kita selain Allah, itulah yang menyebabkan kita sedih. Kalau hatinya hanya berharap kepada Allah, maka akan dicukupi kebutuhan.

2. Perbanyak taubat

Kenapa perbanyak taubat? Karena penghalang utama pertolongan Allah adalah dosa kita. Sehari tanpa dosa, dengan istighfar seratus kali. Tidak ada yang mengancam kita selain dosa kita. Yang membuat kita terhina, yang membuat kita celaka karena dosa kita sendiri, yang membuat ibu sengsara adalah dosa ibu sendiri.

Tidak ada yang mengancam Aa Gym selain dosanya sendiri. Mau dihina, dicaci maki seluruh dunia tidak bahaya bahkan itu yang bisa menggugurkan dosa. Sepuluh tahun yang lalu asalnya dipuji ramai-ramai lalu dicaci ramai-ramai. Tapi karena Allah menghendaki saya lepas dari pujian orang maka diberi nikmat dicaci maki. Alhamdulillah.

Artinya tidak bahaya dihina, tapi yang bahaya itu kita bersikap hina. Kata guru saya,”Aa tidak akan pernah seseorang jadi ulama kalau sebelum nama kamu jatuh. Bakal dijatuhkan dari ketinggian, sudah jatuh bakal dijambak, di getok lalu dicungkil keluar daging, kemudian diparut.”

Karena setiap doa menjadi sumber petaka. Untuk menyembuhkannya hanya air mata taubat. Dengan air mata taubat yang sempit jadi lapang. Makanya, yang selalu istighfar makin menderita. Kebaikan apapun datang dari Allah, keburukan itu datang dari sendiri. Makanya jarang taubat pasti ditimpa keburukan.

3. Jauhi Maksiat

Karena maksiat itu hijab, makin banyak ngomong makin jauh dari Allah. Makanya, aneh sekali orang yang ingin ditolong Allah tapi masih suka gibah, berkeluh kesah. Sementara orang yang suka berzikir, membaca istighfar itu yang dekat dengan pertolongan Allah. Jadi, tidak bisa dicampur antara maksiat dengan pertolongan Allah.

Kita tidak usah banyak ngobrol tapi lebih baik banyak istighfar, banyak taubat, banyak baca hamdalah, banyak baca shalawat, banyak munajat. Karena setiap dosa itu menjadi hijab. Apakah dosa itu? Dosa itu cirinya sederhana, tidak nyaman. Kalau kita melakukan sesuatu tidak enak di hati itu pasti ada yang tidak benar.

Maka dengan menahan diri itu membuka pertolongan Allah. Tidak ada yang mencelakakan diri kita kecuali dosa maksiat yang kita lakukan sendiri.

4. Tingkatkan Taat

Dengan meningkatkan shalat maka hijab akan terbuka. Syaratnya tepat waktu dan berjamaah di masjid.

Usahakan untuk tepat waktu, karena sebagai kunci masuk membuka pertolongan Allah. Dengan berjamaah maka berlipat-lipat pahalanya, dan di shalat di masjid karena disanalah rumah Allah. Karena bagi yang jarang ke masjid dekat dengan sifat munafik. Dan lelaki yang shalatnya di rumah terus makan disebut lelaki sholehah.

Doa itu bisa merubah takdir. Maka bangunlah untuk shalat tahajud dan berdoa diawali minta ampun. Banyak beristighfar, banyak berbuat baik dan banyak berdoa. Ditambah dengan shalat Dhuha. Makin banyak sujud makin dekat dengan Allah. Tidak ada persoalan yang susah jika Allah menolong kita.

5. Sebar Manfaat

Dimanapun kita berada lakukan TST, yaitu tahan buang sampah sembarangan, simpan sampah pada tempatnya, dan tempatkan sampah pada tempatanya. Siapapun yang meninggalkan sampah di masjid, dia termasuk manusia zhalim. Sebab tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya.

Allah akan senang dengan orang yang senang. Dimana kita ada harus manfaat. Senyum itu dilakukan dengan ikhlas selama 20 kali sehari bisa menyembuhkan sakit darah tinggi. Yang enak jika ketemu orang sampaikan “Assalamualaikum” itu doa keberkahan. Didoakan orang itu karena kita berbuat kebaikan.

-----

Tausiyah KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) pada acara Khataman Alquran, Maulid Akbar, Shalat Ashar Berjamaah di Masjid Jami' At Taubah dan Aula Al Washiyyah Foundatian, Selasa, 3 Januari 2017.

Diposting oleh Husnie
Selasa, 03 Januari 2017 18:01:42

Rubrik : Kegiatan Pesantren - dibaca : 189 Kali