Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 116

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 117

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 118

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 119

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 120

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 121

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 122

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 123

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 128

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 129

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 129

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 130

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 131

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 132

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 133

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 134

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 135

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 136

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/template.php on line 4
Al Washiyyah
Spirit 212 terus menggema. Hadirilah Khataman Al Quran, Maulid Akbar, Shalat Ashar Berjamaah di Masjid At Taubah dan Gedung Al Washiyyah Foundation. 3 Januari 2017. Bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). KH. Ma'ruf Amin. Syeikh Muhammad Jaber. Dr. KH. Mohamad Hidayat MBA MH
Versi CetakVersi Cetak
DSN MUI Minta Umat Islam Tidak Terjerat Praktik Rentenir

Dr. KH Mohamad Hidayat, anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), merasa prihatin dengan banyaknya praktik rentenir di tengah kehidupan umat Islam.

“Saat ini, khususnya di pasar-pasar, banyak sekali rentenir yang berkeliaran menawarkan pinjaman riba,” kata Hidayat kepada hidayatullah.com, seusai mengisi kajian tafsir al-Qur’an Yayasan Al Washiyyah, Jakarta, belum lama ini.

Hidayat menduga semaraknya praktik lintah darat ini karena para rentenir memberikan syarat pinjamannya yang sangat mudah. “Meminjam uang ke rentenir tidak membutuhkan syarat-syarat khusus. Tinggal bertemu, lalu ditentukan bunganya dan bisa cair hari itu juga,” jelasnya.

Untuk meminimalisir praktik rentenir ini Hidayat menyarankan beberapa jalan keluar. Salah satunya adalah mengoptimalkan peran lembaga pembiayaan mikro syariah, seperti koperasi syariah BPR syariah atau Baitul Maal wa Tamwil (BMT).

Selain itu, kata Hidayat, harus dilakukan pembinaan terhadap umat tentang bahayanya praktik rentenir atau ribawi. “Dalam Islam disebutkan bahwa riba itu lebih besar dosanya dari dosa menyetubuhi ibu kandung sendiri. Ini yang harus kita edukasi,” ungkap Hidayat.

Lebih lanjut Hidayat mengatakan, masih banyak jalan untuk memperoleh keuntungan tanpa melalui praktik ribawi. Misalnya dengan jalan jual-beli.

“Contohnya saya punya uang satu juta, lalu Anda pinjam ke saya untuk beli handphone. Lalu Anda bilang nanti diganti 1.200.000 rupiah. Nah, itu riba. Beda kalau handphone-nya saya yang beli, lalu saya jual ke Anda dengan harga 1.200.000 rupiah. Sama-sama untung dua ratus ribu kan?” jelas Hidayat.*

Rep: Ibnu Syafaat

Editor: Syaiful Irwan

http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2012/01/30/56343/dsn-mui-minta-umat-islam-tidak-terjerat-praktik-rentenir.html

Diposting oleh Husnie
Senin, 30 Januari 2012 11:06:25

Rubrik : Artikel - dibaca : 151 Kali