Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 116

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 117

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 118

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 119

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 120

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 121

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 122

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 123

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 128

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 129

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 129

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 130

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 131

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 132

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 133

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 134

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 135

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/function.php on line 136

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home2/nizami/public_html/alwashiyyah.or.id/includes/template.php on line 4
Al Washiyyah
Spirit 212 terus menggema. Hadirilah Khataman Al Quran, Maulid Akbar, Shalat Ashar Berjamaah di Masjid At Taubah dan Gedung Al Washiyyah Foundation. 3 Januari 2017. Bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). KH. Ma'ruf Amin. Syeikh Muhammad Jaber. Dr. KH. Mohamad Hidayat MBA MH
Versi CetakVersi Cetak
Syariah Dibangun Atas 6 Pilar

Beberapa tahun lalu, Saya mengabarkan kepada seorang sahabat Saya, bahwa Tiens sudah mendapatkan label SYARIAH. Dia tampak terheran-heran. “Kok bisa yah ada perusahaan asing, MLM, asal Tiongkok pula, dapat label syariah ?. Trus pede banget, beraninya mengajukan diri sebagai perusahaan sesuai syariah, eehh… lolos pula !. Produknya dapat label halal aja udah untung tuh Tiens !”, Katanya. Lalu Saya jawab aja sekalian : “Bukan cuma itu, boss !, Tiens bahkan pernah mendapat penghargaan dari MUI sebagai perusahaan pertama di dunia yang mendapat HALAL ASSURANCE SYSTEM STATUS dari Majelis Ulama Indonesia !”. (dengan kategori : Sangat baik/Excellent).

Teman-teman semua, buat Saya pribadi, dengan lulusnya perusahaan ‘asing’ mendapatkan label syariah, yang notabene pemilik dan manajemennya sebagian besar bukanlah seorang muslim, adalah sebuah terobosan besar dari DSN MUI yang layak mendapat apresiasi !.. karena membuat Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) BERHASIL mensosialisasikan bahwa SYARIAH ADALAH PERATURAN, PRINSIP, NORMA, YANG BERISI NILAI-NILAI KEBAIKAN UNIVERSAL (RAHMATAN LIL 'ALAMIN), yang diperlukan oleh semua pelaku bisnis dan ekonomi, baik perbankan, asuransi, MLM, dsb, dari latar belakang agama apapun.

Perusahaan dengan label SYARIAH artinya perusahaan tersebut sudah diperiksa secara ketat oleh DSN MUI sebagai perusahaan yang LAYAK untuk dipercaya (Trust), memiliki Integritas (Integrity), bertanggung jawab (Responsibility), dan punya kepedulian sosial (CARE), meskipun bisa saja sewaktu-waktu dicabut sertifikasinya jika dalam perjalanannya dinilai melenceng dari aturan yang sudah ditetapkan. Diperpanjang setiap 2 tahun sekali, sertifikasi syariah selalu diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

Sebagaimana yang disebutkan oleh ketua pokja DSN MUI Bpk. KH.Dr. Mohamad Hidayat MA ketika mengadakan Training di lampung 18-05-2015, Syariah dibangun diatas pilar-pilar :

1. Justice
2. Transparancy and Disclosure
3. Accountability and Responsibility
4. Fairness
5. Halal Transaction and Consumption
6. Good Manner and Moral.

Khusus untuk perusahaan MLM, ada 12 DIKTUM FATWA Majelis Ulama Indonesia yang akan melindungi masyarakat dari praktek-praktek investasi money game, arisan berantai berkedok MLM, atau buat yang muslim bisa terhindar dari banyaknya MLM yang masih bermuatan RIBA, GHARAR, MAYSIR, dsb.

Tentu tak cukup jika ditulis dan diulas 12 diktum fatwa disini. Itulah ruginya jika tidak hadir di acara Training Syariah. Hehehee..

Dari sekian ratus perusahaan MLM, hingga saat ini baru sekitar 5 perusahaan yang berhasil mendapatkan sertifikasi Syariah, satu diantaranya adalah Tiens. Saya mendapat kabar dari Bpk. KH.Dr. Mohamad Hidayat MA, baru saja ada belasan lagi perusahaan yang ditolak oleh DSN MUI, tak satupun dinyatakan lulus persyaratan Syariah, bahkan ada juga satu perusahaan yang dicabut sertifikasi Syariahnya, kata beliau tanpa mau menyebut namanya. Hal ini menunjukkan bahwa DSN MUI adalah satu lembaga yg kredibel, professional dan sangat-sangat ketat dalam memberi label Syariah.

Walau Tiens belumlah sempurna, masih harus terus berbenah diri, Kita tentu bersyukur perusahaan Tiens adalah perusahaan yang sudah dinyatakan sesuai syariah oleh DSN MUI, sehingga rejeki dalam bentuk bonus yang kita terima, insya Allah adalah BONUS YANG HALAL. (terhindar dari riba, gharar, maysir, dll)

Tetapi untuk menjadi seorang yang sukses di Tiens, pilihannya tetap berada di tangan kita sendiri. Allah SWT tidak akan mengubah nasib kita kalau kita sendiri tidak berusaha keras berjuang mengubahnya. Sebelum ingin mengubah nasib orang lain, kita harus mengubahnya dari diri sendiri dulu, ibda' binafsik.

Selamat berjuang, kawan !.

Rudy M Noer

Diposting oleh Husnie
Sabtu, 18 April 2015 11:06:23

Rubrik : Bisnis Syariah - dibaca : 169 Kali